Tipologi Rumah pada Keluarga Muslim

July 6, 2008 at 2:08 pm 5 comments

Patios (I)

Patios (I)

Dalam buku berjudul, “Menyelamatkan Kota-kota Islam (Islamic Cities and Conversation)” karya Jim Antoniou mengajak pembaca untuk menggembara dan menelusuri ke kota-kota kuno Islam yang membentang dari Barat hingga ke Timur.

Ia menyatakan bahwa keluarga Islam terdiri dari keluarga batih (extended) dan bukan model keluarga nukleus seperti lazimnya keluarga Barat. Bentuk rumah dan keluarga batih Islam berupa sebuah halaman yang di dalamnya terdapat kamar dengan pintu-pintu yang menghadap ke halaman yang merupakan inti dari suatu kehidupan keluarga. Konsekuensi dari sistem batih ini adalah pola kehidupan sosial penghuninya mempengaruhi kegiatan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok secara terpisah. Suatu kegiatan kelompok memerlukan suatu ruangan khusus bagi laki-laki dan tamu. Kelompok lain memerlukan ruangan yang dikhususkan bagi wanita dan kegiatan kehidupan keluarga.

Namun, setelah pengaruh metodologi perencanaan kota yang berasal dari pihak asing (barat), model keluarga seperti itu menahan pembangunan di sebuah lingkungan perkotaan yang modern. Bahkan, metodolgi perencanaan kota pun sebenarnya tidak cocok dengan karakter penghuni kota Islami, misalnya dalam hal sistem kepemilikan tanah, konsep-konsep dan rancang bangun rumah dan peruntukkan yang tidak sesuai dengan sifat penduduk kota yang tradisional.

***

Bagaimana dengan konsep model rumah Islami saat ini? Menurutku jauh berbeda dengan model keluarga batih, padahal model batih yang sesuai dengan kita. Tapi, bila model batih ini diwujudkan sepertinya harus dengan luasan tanah yang lumayan besar. Bagaimana pendapat teman-teman? Sebenarnya, bagaimana konsep rumah Islami yang sesuai pada saat ini?

Entry filed under: FYI. Tags: , , , , .

Masih Berdo’a Calon Suami

5 Comments Add your own

  • 1. jundil  |  July 9, 2008 at 8:47 am

    subhanallah….itu foto rumah nie’ yang dimana lagi ?🙂

    Bunga:
    wah, ini siapa ya…? Tau deh siapa yang biasa manggil gitu, hehehe…
    Doain aja supaya bisa punya rumah kayak gitu.
    Kali aja diberi kepercayaan oleh Allah

    Reply
  • 2. mf taqiyuddin  |  July 21, 2008 at 8:59 am

    salam

    saya dari Malaysia,belajar perumahan.Ya benar,model rumah kebanyakan kita yang mengclaim kita ini muslim,bukan lah model yang sepatutnya.mungkin ini kerna kita atau orang tua kita lebih memikirkan hal materi,maksud saya kerana ekonominya keluarga tak begitu mantap,maka apa saja model perumahan yang ditawarkan sesuai dengan modalnya,maka itu lah yang kita akan kita ambil dulu.saya tak menyatakan pendapat saya ini benar,tapi kita boleh fikirkan untuk kebaikan kita semua.itu belum masuk hal-hal lain tu

    Reply
  • 3. faris2006  |  August 3, 2008 at 4:41 am

    Alangkah enaknya punya rumah seperti itu, hanya kita semua tahu bahwa tidak semua dari kita yang memiliki cukup dana untuk membuat rumah yang seperti itu, apalagi sekarang rumah dibuat sangat kecil-kecil sekarang semua tergatung kita bagaimana membuat rumah kita titian yang luas untuk menuju ke Ridho Allah SWT…

    Bunga:
    Tentunya, memang enak punya rumah seperti itu. Rasanya lebih aman, apalagi tuk wanita.
    Tapi yah, itu kan bukan suatu kewajiban.

    Kalau diperhatikan, ada perbedaan dalam hal menempatkan halaman. Kebiasaan kita meletakkan halaman di depan dan di belakang. Sedangkan pada model rumah ini, halaman hanya dilelakkan di tengah-tengah rumah…

    Reply
  • 4. l5155st™  |  August 3, 2008 at 1:08 pm

    Saya baru melihat tipe rumah seperti itu. Tapi sepertinya rumah di desa kami ada yang seperti itu. Semoga kelak bisa punya juga…

    salam ukhuwah dan assalamu’alaikum buat anti.

    teman-nya Purna Atmaja ukhti?

    dia se-kost dengan saya dulu.

    tukar link untuk saling tukar ilmu, anti berkenan??? Anti cek dulu blog saya, jika sesuai dengan ilmu yang anti fahami alhamdulillah. Jika belum sesuai, semoga kami diberikan taufiq Allah Ta’ala.

    saya tunggu kesediaan anti di

    http://fitrahfitri.wordpress.com

    Didit Fitriawan

    Bunga:
    Wa’alaykumussalam warrahmatullah.
    Semoga keinginannya dikabulkan oleh Allah. Allahumma amin.
    Ana kenal dengan Purna Atmaja sama seperti ana kenal dengan akhiy.

    Ana sudah add blog antum.

    Tentang rumah ini. Kalau diperhatikan, ada perbedaan dalam hal menempatkan halaman. Kebiasaan kita meletakkan halaman di depan dan di belakang. Sedangkan pada model rumah ini, halaman hanya dilelakkan di tengah-tengah rumah…

    Reply
  • 5. faza  |  October 10, 2009 at 12:21 am

    Aslkm, salam kenal ukhti, inspiratif tulisannya.jzkllh khair

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog-ku Lainnya

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Statistik Blog

  • 133,865 hits

%d bloggers like this: