Keutamaan Membaca Al-Qur’an

June 1, 2008 at 5:05 am 7 comments

sumber: Tafsir Sepersepuluh dari Al-Qur’an Al-Karim Berikut Hukum-hukum Penting bagi Muslim, hal 74-75. www. tafseer.info

Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan dan kekasih kita, Rasulullah, keluarga beserta para sahabat beliau, shalallahu ‘alaihi wasalam.

Amma ba’du

Al-Qur’an adalah kalam (firman) Allah. Keutamaannya atas segala perkataan seperti keutamaan Allah atas seluruh makhluk-Nya. Membacanya adalah amalan yang paling utama dilakukan oleh lisan.

Keutamaan Mempelajari, Mengajarkan, dan Membaca Al-Qur’an

  • Pahala mengajarkannya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Sebaik-baik kalian adalah siapa yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
  • Pahala membacanya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitab Allah (Al-Qur’an), maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya.” (HR. At-Tirmidzi)
  • Keutamaan mempelajari al-Qur’an, menghafalnya, dan pandai membacanya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia hafal dengannya bersama para malaikat yang suci dan mulia, sedang perumpamaan orang yang membaca al-Qur’an sedang ia senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya maka baginya dua pahala.” (Muttafaq ‘alaih)
  • Dan sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Dikatakan kepada ahli Al-Qur’an, ‘Bacalah, naiklah dan bacalah dengan tartil sebagaimana kamu membaca di dunia karena kedudukanmu terletak pada akhir ayat yang kamu baca.”
    (HR. At-Tirmidzi)Al-Khaththabi mengatakan: “Disebutkan dalam atsar bahwa jumlah ayat al-Qur’an adalah sesuai dengan jumlah tingkatan dalam surga. Dikatakan kepada pembaca (al-Qur’an), ‘Naiklah dalam tingkatan sesuai dengan ayat al-Qur’an yang sebelumnya kamu baca (di dunia).’ Karena itu siapa yang membaca dengan sempurna seluruhnya al-Qur’an, maka ia menempati tingkatan surga yang paling atas di akhirat. Sedang siapa yang membaca sesuatu juz darinya, maka kenaikannya dalam tingkatan surga sesuai dengan bacaannya itu. Dengan demikian, akhir pahalanya adalah pada akhir bacaannya.
  • Pahala bagi orang yang anaknya mempelajari Al-Qur’an.
    “Siapa saja membaca al-Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, maka dipakaikan kepada kedua orangtuanya pada hari kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari, dan dikenakan kepada kedua orangtuanya dua perhiasan yang nilainya tidak tertandingi oleh dunia. Keduanyapun bertanya, ‘Bagaimana dipakaikan kepada kami semuanya itu?’ Dijawab, ‘Karena anakmu telah membawa al-Qur’an.” (HR. Al-Hakim)
  • Al-Qur’an memberi syafa’at kepada ahlinya di Akhirat. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Bacalah al-Qur’an karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada para ahlinya.” (HR. Muslim)
  • Dan sabda beliau shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Puasa dan al-Qur’an, keduanya akan memberikan syafa’at kepada seorang hamba pada hari Kiamat…” (HR. Ahmad dan al-Hakim)
  • Pahala bagi orang yang berkumpul untuk membaca dan mengkajinya. Sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam:
    “Tidak berkumpul suatu kaum di salah satu rumah Allah Ta’ala, sedang mereka membaca kitab-Nya dan mengkajinya, melainkan mereka akan dilimpahi ketenangan, dicurahi rahmat, diliputi para malaikat, dan disanjungi oleh Allah di hadapan para makhluk dan di sisi-Nya.” (HR. Abu Dawud)

Pelipatgandaan Pahala Bacaan

Setiap orang yang membaca al-Qur’an demgam ikhlas Lillah, maka ia mendapat pahala. Namun pahala ini dilipatgandakan jika disertai dengan kehadiran hati, penghayatan, dan pemahaman terhadap ayat yang dibaca. Maka satu huruf bisa dilipatgandakan pahalanya menjadi sepuluh kebaikan, bahkan tujuh ratus kali lipat.

Jumlah Ayat yang Dibaca dalam Sehari Semalam

Para sahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam biasanya membuat untuk diri mereka sendiri sejumlah ayat al-Qur’an untuk dibaca setiap hari. Tidak seorangpun dari mereka yang senantiasa mengkhatamkan al-Qur’an dalam waktu kurang dari tujuh hari. Bahkan ada larangan berkenaan dengan mengkhatamkan al-Qur’an kurang dari tiga hari.

Maka berupayalah dengan sungguh-sungguh saudaraku, untuk memanfaatkan waktu Anda dengan membacanya. Buatlah untuk diri Anda kadar bacaan harian, dan janganlah Anda meninggalkannya dalam keadaan bagaimanapun. Sedikit tapi terus menerus lebih baik daripada banyak tapi terputus. Karena itu, jika Anda lalai atau ketiduran maka laksanakan gantinya pada esok harinya. Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam bersabda:

“Siapa saja tidur melupakan hizbnya atau sesuatu darinya, lalu membacanya pada waktu antara Shalat Subuh dan Shalat Zhuhur, maka dicatat baginya pahala seakan-akan ia telah membacanya di malam hari.” (HR. Muslim)

Janganlah Anda termasuk orang yang menjauhi al-Qur’an atau melupakannya dengan cara apapun, seperti menjauhi membacanya, pemahaman maknanya, pengamalannya, atau berobat dengannya.

Entry filed under: Tazkiyatun Nafs. Tags: .

Godaan Syaitan Audio: Keutamaan Al-Qur’an

7 Comments Add your own

  • 1. ahsanta  |  September 6, 2008 at 1:36 am

    Alhamdulillah,semoga artikel ini bisa menjadi renungan bagi umat muslim khususnya para pemuda yang lambat laun semakin jauh dari kitab sucinya Al-quran. hanya kepada Alloh lah kita mohon perlindungan.

    Reply
  • 2. dodi  |  October 5, 2008 at 4:04 am

    terima kasih banyak.artikel ini sangat ana cari cari.alhamdulillah ketemu juga.semoga ALLAH memberikan kedudukan yang kepada antum yang menulis dan menerbitkannya.amin

    Reply
  • 3. chairun  |  October 25, 2008 at 8:36 am

    simple aja ..oke banget untuk kita yang optimis akan kehidupan akhirat.

    Reply
  • 4. Masnul  |  October 29, 2008 at 11:30 pm

    Ngaturaken sewu ewu matur nuwun…….artikelipun sae sanget!!!

    Reply
  • 5. Rahmawati  |  April 3, 2009 at 12:36 pm

    Subhanallah,,,insya Allah dengan membaca al quran dan mengamalkannya hati kita bisa menjadi sakinah (tenang) dan segala suatu urusan kita kembalikan semua kepada Allah swt. Insya Allah,,,amien !

    Reply
  • 6. FaRid SoLaNa  |  August 25, 2009 at 4:01 pm

    semoga rahmat Allah SWT senantiasa bersama Anda..
    amin..

    Reply
  • 7. Ibnu Majah  |  December 27, 2009 at 11:22 am

    Assalamu’alaikum.. artikelnya maaaaaaaantaphhh… aku copas ya… trim’s : ))

    Azzahrah:
    Wa’alaykumussalam warrahmatullah

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog-ku Lainnya

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Statistik Blog

  • 133,865 hits

%d bloggers like this: