E-Book: Prinsip-prinsip Dasar Keimanan

April 19, 2008 at 4:17 am Leave a comment

Prinsip-prinsip Dasar KeimananJudul asli: Syarhu Ushulil Iman
Oleh: Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Penerjemah: Ali Makhtum Assalamy
Penerbit: Haiatul Ighatsah al Islamiyah al Alamiah – Riyadh

Download: prinsip-prinsip_dasar_keimanan.pfd – 324 kb

***

Dalam hal ini kami ingin memberikan satu contoh. Kalau ada seseorang berkata kepada Anda tentang istana yang dibangun yang dikelilingi kebun-kebun, dialiri sungai-sungai, dialasi oleh hamparan karpet, dan dihiasi dengan berbagai perhiasan pokok dan penyempurna. Lalu orang itu mengatakan kepada Anda bahwa istana dengan segala kesempurnaannya ini tercipta dengan sendirinya atau tercipta secara kebetulan tanpa pencipta. Pasti Anda tidak akan mempercayainya dan menganggap perkataan itu adalah perkataan dusta dan dungu. Kini kami bertanya pada Anda, “masih mungkinkah alam semesta yang luas ini beserta apa-apa yang berada di dalamnya tercipta dengan sendirinya atau tercipta secara kebetulan?

***

Pendahuluan :

Ilmu tauhid adalah ilmu yang paling mulia dan paling agung kedudukannya. Setiap muslim wajib mempelajari, mengetahui, dan memahami ilmu tersebut, karena merupakan ilmu tentang Allah Ta’ala, tentang asma-asma-Nya, sifat-sifat-Nya, dan hak-hak-Nya atas semua hamba-Nya.

Ilmu tauhid juga merupakan kunci jalan menuju Allah Ta’ala serta dasar syari’at-Nya. Oleh karena itu para rasul bersepakat untuk mendakwahkannya kepada seluruh umat manusia.

Allah Ta’ala berfirman,
(Artinya): “Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami mewahyukan kepadanya, ‘Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang haq) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku’.” (QS. Al Anbiyaa : 25)

Allah Ta’ala menyaksikan keesaan pada diri-Nya. Demikian juga para malaikat dan ahli ilmu.

Allah berfirman, yang artinya:
“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Ali Imran : 18 )

Jika ilmu tauhid sedemikian pentingnya, maka setiap muslim tentu wajib memperhatikannya dengan mempelajari dan mengajarkan, dengan berpikir dan beritikad agar dapat mendirikan dienullah di atas dasar yang benar, serta untuk menenangkan jiwa dan mendapatkan kebahagiaan sebagai buah dan hasilnya.

Entry filed under: Aqidah, e-Book. Tags: .

Jadwal Ta’lim, sekitar Medan Perniagaan yang Menguntungkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog-ku Lainnya

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Statistik Blog

  • 133,865 hits

%d bloggers like this: