Iman kepada Malaikat

March 28, 2007 at 9:11 am Leave a comment

Kita mempercayai Malaikat-malaikat Allah Ta’ala dan mereka semua hamba-hamba Allah yang mulia. Mereka melaksanakan setiap apa-apa yang diperintahkan kepada mereka. Firman Allah dalam surah Al-Anbiya’ 26-27:

Artinya: “Sebenarnya malaikat-malaikat itu adalah hamba-hamba yang dimuliakan. Mereka itu tidak pernah mendahului-Nya dengan perkataan dan mereka senantiasa mengerjakan perintah-perintah Allah.”

Tentu hal ini berbeda sekali dengan manusia yang bertindak memperturutkan hawa nafsu dan bahkan tak jarang melanggar larangan Allah untuk memenuhi nafsunya itu.

Kita wajib mengimani nama-nama para malaikat yang telah disebutkan kepada kita dengan sifat-sifat dan tugas yang telah kita ketahui, yaitu:

  1. Jibril, bertugas menyampaikan wahyu yang mengandung kehidupan bagi hati.
  2. Mikail, bertugas menurunkan hujan dan menumbuhkan tumbuhan yang mengandung kehidupan bagi jasad.
  3. Israfil, bertugas meniup sangkakala (Ash-Shuur) mengandung kehidupan di Hari Kiamat.

Juga mengimani malaikat-malaikat lain yang tidak disebutkan namanya namun telah jelas ada, diantaranya:

  • Malaikat Maut bertugas mencabut ruh.
  • Malaikat penjaga gunung.
  • Malaikat penguasa neraka
  • Malaikat penjaga pintu surga
  • Malaikat yang bertugas menuipkan ruh bagi janin dalam rahim.
  • Malaikat yang mencatat amal perbuatan manusia yang berada di kanan dan kiri.
  • Malaikat yang bertugas menanyakan kepada mayat dalam kubur tentang siapa Tuhannya, apa agamanya, dan siapa nabinya.

Adapun yang tidak kita ketahui maka kita tidak boleh menetapkannya dan juga tidak boleh menafikannya (menghiraukannya).

Malaikat-malaikat itu tidak dijadikan Allah dalam bentuk tubuh kasar yang dapat dilihat oleh manusia. Sewaktu-waktu Allah memperlihatkannya (sebagaimana Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassallam pernah melihat Malaikat Jibril) dengan 600 sayapnya di atas langit. Beliau juga pernah melihat Malaikat Jibril berbentuk manusia / laki-laki dengan wajah putih, rambut hitam pekat, pakaian serba putih. Malaikat Jibril pernah berbicara dengan Maryam dalam bentuk seperti manusia.

Malaikat jumlahnya banyak. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah menyatakan bahwa Baitul Makmur ada di atas langit setiap hari tujuh puluh ribu malaikat masuk dan shallat di dalamnya dan tidak ada di antara mereka yang kembali.

Sumber:
1. Peran Iman dalam Ibadah (Al-Imanu wal Ibadah), Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin.
2. Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah, Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin.

Entry filed under: Aqidah. Tags: .

Iman (Iman pada Allah) Ramalan, Zodiak, Shio …? NO way !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog-ku Lainnya

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Statistik Blog

  • 133,865 hits

%d bloggers like this: