Hati-hati dalam Memilih Sahabat

July 27, 2005 at 6:18 am Leave a comment

“Lo kan sohib gue Git. Jangan bilang siapa-siapa ya kalau gue udah ngerokok. Masa lo tega jerumusin sohib lo sendiri”, ucapan Maya, sahabat Gita, kembali terngiang di telinga Gita. Tadi pagi, secara tidak sengaja Gita melihat Maya merokok diam-diam bersama teman-teman barunya di toilet sekolah. Gita tak menyangka ternyata sudah beberapa minggu ini Maya sudah mulai merokok. Merokok? Bukannya merokok lebih banyak ruginya dari pada manfaatnya. Gita bingung, apa yang harus ia lakukan sebagai sahabat baik Maya, mengadukannya pada orang tuanya atau diam saja seperti permintaan Maya sendiri.

Rasulullah (saw) bersabda, “Seorang mukmin adalah cermin bagi mukmin yang lain, apabila melihat aib padanya ia segera memperbaikinya.” (HR. Bukhari)

Secara tidak sengaja Gita membaca hadis dari sebuah buku yang terletak di meja belajar kakaknya.

Hmm…, ini berarti Gita adalah cermin bagi Maya. Sebuah cermin tidak akan berbohong. Bila salah seorang diantara mereka terlihat buruk di depan cermin, maka begitu pula pantulan dari cermin itu. Bila Maya sedang mempunyai masalah, kalau tak segera diperbaiki maka tak lama lagi Gita akan ketularan masalah tersebut, menjadi perokok.

Rasulullah (saw) bersabda, “Seseorang itu sejalan dan memilih gaya hidup yang sama dengan sahabatnya, maka hati-hatilah dalam memilih sahabat.” (HR. Ahmad)

Apakah Gita salah dalam memilih sahabat? Tidak, Maya yang dikenalnya tidak seperti yang sekarang ini. Belakangan ini Maya memang terlihat dekat dengan para gerombolan perokok di sekolahnya. Gita juga merasa bersalah sebab belakangan ini dia agak jauh dari sahabatnya itu dikarenakan kegiatan barunya di musholla dan semakin asik browsing myQuran.org di internet.

Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat dan Allah melarang kamu dari perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi nasihat kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (QS. An-Nahl: 90)

Gita telah menemukan jawabannya. Sekarang ia sudah tau apa yang harus ia lakukan untuk kebaikan sohibnya, Maya. Insya Allah, tekadnya sudah mantap….

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

Wanita Islam 101 Alasan Mengapa Saya Pakai Jilbab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog-ku Lainnya

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Designed by Rini Aisyah

Statistik Blog

  • 133,865 hits

%d bloggers like this: