Adab Membaca Al-Qur’an
June 8, 2008
sumber: Tafsir Sepersepuluh dari Al-Qur’an Al-Karim Berikut Hukum-hukum Penting bagi Muslim, hal 75. www. tafseer.info
Ada beberapa adab disebutkan oleh Ibnu Katsir, diantaranya:
- Tidak menyentuh al-Qur’an atau membacanya kecuali dalam keadaan suci.
- Bersiwak sebelum membacanya.
- Mengenakan pakaiannya yang terbaik.
- Menghadap kiblat.
- Berhenti membaca jika menguap.
- Tidak memotong bacaan dengan suatu perkataan kecuali memang ada keperluan.
- Pikirannya terkonsentrasi.
- Ketika melalui ayat yang berisi janji, berhenti untuk memohon kepada Allah dan ketika melalui ayat yang berisi ancaman, memohon perlindungan kepada-Nya.
- Tidak meletakkan al-Qur’an tercerai berai juga tidak meletakkan sesuatu di atasnya.
- Tidak saling mengeraskan bacaan terhadap orang lain.
- Tidak membacanya di dalam pasar dan di tempat-tempat hiburan.
Bagaimana Membaca Al-Qur’an?
Anas, radhiallahu ‘anhu, ketika ditanya tentang bacaan Nabi shalallahu ‘alaihi wasalam, ia menjawab:
“Beliau senantiasa membaca dengan perlahan (sesuai dengan panjang-pendeknya). Jika beliau membaca Bismillahirrahmanirrahim, beliau baca dengan perlahan Bismillah, beliau baca dengan perlahan Ar-Rahman, dan beliau baca dengan perlahan Ar-Rahim.” (HR. Bukhari)
Entry Filed under: Fiqh, Tazkiyatun Nafs. Tags: adab, al-Qur'an.



Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed